Sabtu, 20 Februari 2016

Anekdot Pelayanan Publik


Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Di blog ini, saya akan memposting anekdot tentang Pelayanan Publik. Jika ceritanya kurang atau tidak jelas mohon dimaklum ya kawan :’v

Telepon Umum
        Disaat jam pelajaran berakhir, aku berjalan sendiri menuju gerbang. Di luar gerbang aku menunggu Ayahku untuk menjemputku, sambil menunggu aku membeli jajanan. Aku memakan makanan yang sudah ku beli sambil duduk diluar sekolah.    
        Tiba-tiba ada seorang ibu-ibu yang berdiri disebelahku sambil menekan tombol. Lalu ibu itu pun menghampiri saya dan bertanya, “Maaf nak, kenapa ini tidak ada gagangnya ya?”. Sambil sedikit tertawa, aku pun menjawabnya “oh iya bu, telepon itu memang sudah lama tidak ada gagangnya.”. ibu itu pun bertanya lagi, “kalau begitu kenapa tidak dihilangkan saja atau dibenarkan, supaya tidak terbengkalai seperti ini.”. Lalu “entahlah bu, kami sudah tidak menghiraukannya lagi, malah saya dan teman-teman saya menamakannya dengan ‘Pajangan Umum’. Ibu itu pun memasang muka sedikit kaget dan tertawa, “hahaha iya benar kamu nak, ibu mengerti kenapa disebut Pajangan Umum bukan Telepon Umum.”
        Setelah itu, ibu itu pun pergi meninggalkanku dan si Pajangan Umum itu sambil berbicara, “wah ada-ada saja ya anak sekolah ini, gara-gara kelakuan pemerintah yang mengabaikan pelayanan publik, anak sekolah pun sampai menamakannya dengan Pajangan..”. Tidak lama ibu itu pergi, Ayahku pun tiba dan aku langsung menaiki motornya untuk pulang kerumah.

Terimakasih yang sudah membaca, terus Semangat dan Berusaha (:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar